Swipe up untuk membaca artikel

Dorong Pelestarian Budaya Tari, Babinsa Koramil 20/Cawas Amankan HUT Ke-3 Paguyuban Sekar Turonggo Jati

2b.jpg

KLATEN – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban kegiatan masyarakat serta mendukung pelestarian budaya lokal, Babinsa Koramil 20/Cawas Kodim 0723/Klaten, Koptu Yatin Triyanto bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Paguyuban Kreasi Tari Kepang Sekar Turonggo Jati yang digelar di Dukuh Pancuran, Desa Karangasem Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten.(26/4/2026)

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Kepala Desa Karangasem Surono, S.M., Ketua Paguyuban Sekar Turonggo Jati Suramto, serta masyarakat setempat dan para pecinta seni budaya tradisional. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan kesenian tari kepang sebagai warisan budaya yang memiliki nilai historis dan kearifan lokal.

Babinsa Koramil 20/Cawas, Koptu Yatin Triyanto menegaskan bahwa kehadiran aparat kewilayahan merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung setiap kegiatan positif masyarakat, khususnya di bidang kebudayaan.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Selain itu, kami sangat mendukung kegiatan pelestarian budaya seperti tari kepang ini, karena merupakan bagian dari identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Koptu Yatin Triyanto.

Kepala Desa Karangasem, Surono, S.M., dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta dukungan dari aparat keamanan.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri dan masyarakat dalam menyukseskan acara ini. Paguyuban Sekar Turonggo Jati telah menjadi wadah positif dalam melestarikan budaya lokal, khususnya tari kepang, sehingga dapat terus dikenal dan dicintai oleh generasi penerus,” ujar Surono, S.M.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sekar Turonggo Jati, Suramto menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengembangkan dan menjaga eksistensi kesenian tradisional di tengah perkembangan zaman.

“Momentum HUT ke-3 ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkarya dan melestarikan tari kepang. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar kesenian ini tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya semakin meningkat, sekaligus memperkuat kebersamaan serta menjaga kondusifitas wilayah. (Red)

berita Berita Satuan tni