Kodim Sragen - Penyuluhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga | Baretta News

Mobile Menu

ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

More News

Kodim Sragen - Penyuluhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Februari 04, 2020
Kodim Sragen - Penyuluhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Add caption


Jum'at, 31Januari 2020 pukul 13.00 wib s/d selesai bertempat di Balai Desa Pantirejo Serda Ari Wibawa Babinsa Pantirejo Koramil 13/Sukodono bersama  Brigadir  Wahyu (Babinkamtibmas) menghadiri Penyuluhan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dipimpin oleh Ir. Sayuk Winardo KUPT KB (Ketua tim penyuluhan KDRT) Kecamatan Sukodono.


Hadir dalam kegiatan H.Maryono, SPd (Kepala desa Pantirejo), Perangkat desa Pantirejo, Ketua RT se desa Pantirejo, Toga/ tomas desa Pantirejo ± 59 orang


H.Maryono, SPd Kades Pantirejo mengucapkan selamat datang kepada Tim penyuluhan KDRT Kec. Sukodono, mari kita bersama sama dengarkan apa yang disampaikan oleh tim penyuluh dan mari kita sosialisasikan ke tetangga kita. 


Kepada tim penyuluhan, pemeliharaan kerukunan dalam rumah tangga harus di tingkatkan agar tidak terjadi KDRT di lingkungan,atau di keluarga kita.


Menurut Serda Ari Wibawa (Babinsa) mengucapkan terimakasih atas waktu yang di berikan kepada tim penyuluhan, Kekerasan dalam rumah tangga merupakan kejadian yang merusak keluarga dengan korban terbanyak perempuan  dan anak, pencegahan KDRT bisa di mulai dari keluarga itu sendiri seperti kesiapan ekonomi membangun rumah tangga yang baik dan harmonis.


Inti Penyuluhan Ir. Sayuk Winardo (Ketua Tim penyuluh KDRT) : Kekerasan dalam rumah tangga banyak terjadi di kalangan perempuan dan anak-anak.contohnya pemukulan penganiayaan, pemerkosaan, pelecehan sexual, sodomi, perdagangan anak,dll.sehingga perlu di butuhkan exploitasi khusus terhadap anak.


"Perlindungan hak terhadap anak harus di jalankan dengan sebaik baiknya cara mengatasi KDRT  selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, membangkitkan semangat dengan melakukan kegiatan yang positif,  melaporkan kejadian KDRT kepada lembaga yang berwenang " ujarnya.(RED)

















































Please write your comments
Open Comments
Close comment