Rabu, 27 November 2019

Sragen - Lewat Gerakan Sayang Ibu, Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Lewat Gerakan Sayang Ibu, Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
Add caption


Senin, 25 November 2019 Babinsa Ds Baleharjo Sertu Rohmad melaksanakan stunting (GSIB)  gerakan sayang anak dan ibuk di Pendopo Desa Baleharjo. 


Hadir dalam giat tsb Dr Novi, Supardi S.sos. (kasi kesra kec), Agus S.  SH (babinkantibmas), Bidan desa ( Ida sumaryanti, AMd), Seluruh ketua Rt sedesa Baleharjo, Ibuk ibuk PKK Seluruh perangkat Desa sebaleharjo. 


Dr Novi GSIB merupakan gerakan percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi yang dilaksanakan bersama-sama. Yakni, antara pemerintah dan masyarakat untuk lebih meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepedulian terhadapkesehatan ibu dan bayi.

Kegiatan seperti ini sangat baik sebagai pembelajaran kepada masyarakat, terutama para ibu. "Saya berharap sosialisasi GSIB ini dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil agar rajin periksa ke puskesmas. Sehingga, ibu sehat, bayipun sehat, dan angka kematian ibu dan bayi menjadi berkurang," ujarnya.


Ia mengimbau kepada para ibu untuk meningkatkan perhatian dalam aspek gizi anak. Mulai dari sebelum hamil, di dalam kandungan, hingga setelah melahirkan. Hal ini sebagai upaya mengurangi angka anak stunting di Baleharjo. (Red)


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon