Betonisasi Jalan TMMD Terus Disempurnakan, Satgas Pastikan Kualitas Pekerjaan
KLATEN
– Penyelesaian pembangunan jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa
(TMMD) Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten terus menjadi perhatian Satgas di Desa
Trucuk Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, Sabtu (7/11/2026). Selain mengejar
penyelesaian sasaran fisik, Satgas TMMD juga memperhatikan kualitas hasil
betonisasi agar jalan yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang
bagi masyarakat.
Penyempurnaan
pekerjaan betonisasi dilakukan sebagai bagian dari tahapan akhir pembangunan
infrastruktur desa. Setiap bagian pekerjaan menjadi perhatian personel Satgas,
sehingga hasil pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga dapat
menunjang kebutuhan mobilitas warga.
Pembangunan
jalan beton tersebut merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler
ke-130. Infrastruktur ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat
dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian
dan mengakses berbagai fasilitas di lingkungan desa.
Saat
ditemui, Dansatgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet
Hardianto, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa kualitas pembangunan menjadi
perhatian penting dalam pelaksanaan program TMMD.
“Keberhasilan
pembangunan tidak hanya dilihat dari selesainya pekerjaan, tetapi juga dari
kualitas hasilnya. Kami berharap jalan beton yang dibangun melalui TMMD ini
dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang dan benar-benar mendukung
aktivitas warga,” ungkap Letkol Inf Slamet Hardianto.
Pasiter
Kodim 0723/Klaten, Kapten Kav Pujiono, menambahkan bahwa pengawasan dan
koordinasi di lapangan terus dilakukan untuk memastikan setiap tahapan
pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Kepala
Desa Trucuk, Sagiyo, menyambut baik pembangunan jalan. Menurutnya,
infrastruktur yang semakin baik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat desa,
terutama untuk menunjang kelancaran transportasi dan kegiatan perekonomian.
Melalui
TMMD Reguler ke-130, Kodim 0723/Klaten berkomitmen mendukung percepatan
pembangunan wilayah pedesaan. Sinergi TNI, pemerintah desa dan masyarakat
diharapkan mampu menghasilkan infrastruktur yang berkualitas serta memberikan
manfaat nyata bagi kesejahteraan warga. (Red)