Talud Sepanjang 855 Meter Terus Dikerjakan TNI dan Warga di Trucuk
Talud
Sepanjang 855 Meter Terus Dikerjakan TNI dan Warga di Trucuk
KLATEN
– Pengerjaan talud sepanjang 855 meter dalam program TMMD Reguler ke-130 Kodim
0723/Klaten terus menjadi bagian dari kegiatan pembangunan fisik di Desa Trucuk
Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Personel TNI bersama warga mengerjakan
sasaran tersebut untuk mendukung penguatan sisi jalan dan menjaga kestabilan
tanah di sekitarnya, Jumat (23/10/2026).
Pembangunan
talud merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian pada setiap tahapnya.
Penyiapan dasar, penempatan material dan penyusunan konstruksi harus
memperhatikan kondisi lapangan serta perencanaan teknis agar talud mampu
menjalankan fungsinya sebagai penahan tanah.
Keterlibatan
warga bersama personel Satgas TMMD menjadi bagian dari proses pengerjaan. Kerja
sama tersebut mendukung pelaksanaan pembangunan sekaligus mempererat hubungan
antara TNI dan masyarakat di wilayah sasaran.
Pasiter
Kodim 0723/Klaten Kapten Kav Pujiono menjelaskan bahwa pembangunan talud
menjadi salah satu sasaran fisik yang penting bagi infrastruktur desa.
“Pembangunan
talud harus memperhatikan fungsi dan kualitas konstruksinya. Kami berharap
pengerjaan yang dilaksanakan bersama masyarakat ini dapat menghasilkan
infrastruktur yang bermanfaat dan mendukung kestabilan sisi jalan,” jelas
Kapten Kav Pujiono.
Ngadio,
warga Desa Trucuk berharap pembangunan talud dapat memberikan manfaat bagi
kondisi jalan dan lingkungan di sekitarnya.
“Kami
berharap talud yang sedang dikerjakan ini dapat membantu menjaga sisi jalan
agar tidak mudah mengalami kerusakan. Setelah selesai, pemeliharaan juga perlu
menjadi perhatian bersama,” tutur Ngadio.
Program
TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten turut mencakup pembangunan jalan betonisasi
sepanjang 686 meter, jambanisasi lima unit dan rehabilitasi lima rumah tidak
layak huni. Seluruh sasaran tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung
pembangunan wilayah dan kebutuhan masyarakat.
Kodim
0723/Klaten mendorong semangat kerja sama antara TNI dan warga agar terus
terjaga, baik selama pengerjaan maupun dalam pemeliharaan hasil pembangunan
setelah program selesai. (Red)
