Swipe up untuk membaca artikel

Satgas TMMD Reguler ke-130 Kodim Klaten Ajak Warga Trucuk Bijak di Era Digital

 


Satgas TMMD Reguler ke-130 Kodim Klaten Ajak Warga Trucuk Bijak di Era Digital

 

KLATEN – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten mengajak masyarakat Desa Trucuk Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya judi online melalui edukasi penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab, Selasa (27/10/2026). Upaya ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD untuk memperkuat literasi digital, mendorong peran keluarga serta mencegah masyarakat terjerat perjudian berbasis internet.

 

Penyuluhan tersebut menekankan bahwa perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilah informasi, mengenali aktivitas berisiko serta menggunakan internet untuk kegiatan yang bermanfaat. Kemudahan mengakses layanan digital tidak seharusnya dimanfaatkan untuk perjudian yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan persoalan sosial.

 

Dalam konteks tersebut, edukasi pencegahan judi online diarahkan pada penguatan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Warga juga didorong untuk tidak mudah tergiur janji keuntungan instan, menjaga keamanan data pribadi dan lebih kritis terhadap konten digital yang menawarkan keuntungan tanpa dasar yang jelas.

 

Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Kav Pujiono menjelaskan bahwa kegiatan nonfisik TMMD memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.

 

“Melalui TMMD, kami ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperoleh pengetahuan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan teknologi harus dilakukan secara bijak, termasuk dengan menjauhi judi online dan memanfaatkan ruang digital untuk kegiatan yang positif, produktif serta bermanfaat bagi keluarga,” kata Kapten Kav Pujiono.

 

Ia menegaskan bahwa pencegahan persoalan sosial membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, keluarga dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam membangun lingkungan yang peduli terhadap keamanan dan kesejahteraan bersama.

 

Dari sisi edukasi komunikasi dan teknologi informasi, Guntur Sri Wijanarko, S.Psi., M.M dari Kominfo Klaten, diharapkan memberikan penguatan materi mengenai literasi digital, pengenalan risiko judi online dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.

 

“Literasi digital tidak cukup hanya dengan kemampuan mengakses internet, tetapi juga harus disertai kemampuan mengenali risiko dan mengambil keputusan yang tepat. Masyarakat perlu bersikap kritis terhadap tawaran keuntungan instan, menghindari platform perjudian serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan, pekerjaan, usaha dan kebutuhan keluarga,” ujar Guntur Sri Wijanarko.

 

Penguatan literasi digital juga perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua dan anggota keluarga dapat membangun kebiasaan berdiskusi mengenai aktivitas daring, mengelola waktu penggunaan gawai serta mengarahkan pemanfaatan internet pada kegiatan yang mendukung pendidikan, pengembangan keterampilan dan peningkatan produktivitas.

 

Kepala Desa Trucuk, Sagiyo, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan judi online di tingkat desa.

 

“Kami berharap penyuluhan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan teknologi. Mari manfaatkan internet untuk hal-hal yang bermanfaat, saling mengingatkan dalam keluarga dan lingkungan serta menjaga Desa Trucuk agar tetap menjadi lingkungan yang aman, produktif dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkap Sagiyo.

 

Program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten di Desa Trucuk tidak hanya berorientasi pada edukasi masyarakat, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur yang mendukung kebutuhan warga. Sasaran fisik meliputi betonisasi jalan sepanjang 686 meter, pembangunan talud sepanjang 855 meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan lima unit jamban.

 

Adapun sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba dan judi online, pertanian serta penyuluhan dan pelayanan kesehatan yang mencakup pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting dan keluarga berencana (KB). Kegiatan penyuluhan dan pelayanan administrasi kependudukan juga menjadi bagian dari rangkaian program tersebut.

 

Melalui penyuluhan literasi digital dan bahaya judi online, TMMD Reguler ke-130 Kodim 0723/Klaten diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat Desa Trucuk dalam menghadapi tantangan era digital. Kolaborasi TNI, pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pembangunan yang menyeluruh, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mewujudkan desa yang aman, mandiri dan sejahtera. (Red)

 

 

berita Berita Satuan tni