Swipe up untuk membaca artikel

Danramil 24/Klaten Utara Tanamkan Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara Kepada 130 Santriwati Ponpes Ibnu Abbas

2b.jpg


 

KLATEN – Upaya membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air dan memiliki semangat kebangsaan terus dilakukan oleh jajaran TNI melalui pembinaan teritorial. Danramil 24/Klaten Utara Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Abdul Rojaq didampingi Babinsa Belang Wetan Serka M. Kodri memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara kepada 130 santriwati Pondok Pesantren Ibnu Abbas di Desa Belang Wetan Kecamatan Klaten Utara Kabupaten Klaten. (23/7/2026)

 

Kegiatan yang diikuti sekitar 130 santriwati beserta jajaran pengasuh pondok pesantren tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air, penguatan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan dan kesatuan bangsa, kedisiplinan serta implementasi sikap bela negara dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Abdul Rojaq menegaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting bagi generasi muda, termasuk para santriwati, agar mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

 

Menurutnya, bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian sebagai prajurit, tetapi juga dapat dilakukan melalui sikap disiplin, rajin belajar, menjaga persatuan, menghormati perbedaan serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Santriwati merupakan bagian dari generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, selain memperdalam ilmu agama, para santriwati juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, semangat cinta tanah air, serta karakter yang berakhlak mulia. Nilai-nilai keislaman dan nasionalisme bukanlah sesuatu yang bertentangan, tetapi saling menguatkan dalam membentuk pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara," ujar Kapten Inf Abdul Rojaq.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di lingkungan pondok pesantren menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter dan memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh.

 

Melalui kegiatan tersebut, para santriwati juga diajak memahami bahwa menjaga persatuan, menghormati keberagaman, menaati aturan serta menghindari paham-paham yang dapat memecah belah bangsa merupakan bagian dari implementasi bela negara yang dapat dilakukan oleh seluruh warga negara sesuai profesi dan perannya masing-masing.

 

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi materi. Tidak hanya mendengarkan paparan, para santriwati juga diberikan kesempatan untuk berdialog dan mengajukan pertanyaan mengenai peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa, tantangan era digital, hingga pentingnya menjaga semangat kebangsaan di tengah derasnya arus informasi.

 

Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Ibnu Abbas, Ustadz Dr. Utbah Aziz, Lc., M.A., yang diwakili oleh Ahmad Budiarto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Koramil 24/Klaten Utara atas kepedulian dalam memberikan pembinaan kepada para santriwati.

 

Ia menilai materi wawasan kebangsaan dan bela negara sangat relevan untuk membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga mempunyai rasa tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Danramil 24/Klaten Utara beserta jajaran atas kesediaannya hadir dan memberikan pembekalan kepada para santriwati. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga para santri memiliki karakter yang kuat, berjiwa Merah Putih, mencintai tanah air, berakhlak Islami serta mampu menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa dan masyarakat," ungkap Ahmad Budiarto.

 

Kegiatan pembinaan tersebut diselenggarakan dengan tujuan membentuk karakter dan kepribadian para santriwati yang berjiwa Merah Putih, memiliki semangat juang, berwawasan kebangsaan, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

 

Melalui kegiatan komunikasi sosial dan pembinaan teritorial seperti ini, Kodim 0723/Klaten terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pondok pesantren, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang religius, nasionalis, berintegritas dan siap berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, lancar dan penuh semangat kebersamaan antara prajurit TNI, pengasuh pondok pesantren, serta para santriwati Pondok Pesantren Ibnu Abbas Belang Wetan. (Red)

 

 

 

 

berita Berita Satuan tni