Rumpun Bambu Roboh, Koramil Trucuk Klaten Bersama Warga Bersihkan Sungai Kuning Di Dukuh Karakan
KLATEN – Anggota Koramil 19/Trucuk jajaran Kodim 0723/Klaten melaksanakan karya bakti pembersihan aliran Sungai Kuning di Dukuh Karakan, Desa Kalikebo Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten, sebagai upaya mengatasi robohnya rumpun bambu yang menutup aliran sungai dan berpotensi menyebabkan banjir, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan karya bakti tersebut dilaksanakan secara gotong royong bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Relawan Jogoboyo, Relawan Resbek, Relawan Senkom serta warga masyarakat Dukuh Karakan.
Danramil 19/Trucuk yang diwakili Babinsa Desa Kalikebo, Serma Bambang Priyono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat.
"Karya bakti ini kami laksanakan sebagai langkah cepat dan responsif untuk mengantisipasi potensi banjir akibat aliran sungai yang tersumbat rumpun bambu roboh. Kami ingin memastikan aliran Sungai Kuning kembali lancar sehingga tidak membahayakan warga," tegas Serma Bambang Priyono.
Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan gotong royong bersama instansi terkait dan para relawan, pekerjaan berat menjadi lebih ringan dan cepat terselesaikan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kalikebo, Drs. H. Purwanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterlibatan Koramil 19/Trucuk bersama seluruh unsur yang telah bergerak cepat menangani permasalahan tersebut.
"Kami mewakili pemerintah desa dan masyarakat Dukuh Karakan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kerjasama semua pihak. Pembersihan ini sangat penting karena jika dibiarkan, sumbatan bambu dapat menyebabkan luapan air saat hujan deras," ujar Drs. H. Purwanto.
Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan aliran Sungai Kuning kembali normal dan risiko banjir dapat diminimalisir. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan bersama.
Pada kegiatan karya bakti oleh Koramil 19/Trucuk merupakan implementasi nyata tugas pembinaan teritorial satuan kewilayahan dalam rangka membantu pemerintah daerah mengatasi kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kodim 0723/Klaten melalui Koramil 19/Trucuk berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam setiap upaya penanggulangan permasalahan lingkungan maupun kebencanaan di wilayah binaan, guna mewujudkan stabilitas wilayah yang aman, tertib dan kondusif. (Red)