Sosialisasi Penggunaan Cukai Rokok Bupati Karanganyar Pemuda Jangan Sampai Terlibat Narkoba Dan Tetap Patuhi Prokes - Baretta News : berita seputar militer Terkini Terbaru Terupdate Hari Ini, Kegiatan TNI, TMMD

Sabtu, 30 Oktober 2021

Sosialisasi Penggunaan Cukai Rokok Bupati Karanganyar Pemuda Jangan Sampai Terlibat Narkoba Dan Tetap Patuhi Prokes

KARANGANYAR - Kepala Staf Kodim 0727/Karanganyar Mayor Inf Sudarmin mewakili
Kamandan Kodim Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, S.I.P., menghadiri Sosialisasi Penggunaan Cukai Rokok Ta 2021 Satuan Pamong Praja Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2021, di Pendopo Ki Dalang Dwijo Kangko Sroyo Jaten, Kamis 28 Oktober 2021.

Bupati Karanganyar Drs H. Juliyatmono "Mudah-mudahan melalui sosialisasi ini memberikan pemahaman, pengertian yang komplit kepada masyarakat luas pertama maturnuwun pada salah satu Satpol PP tugasnya menegakkan peraturan daerah itu undang-undang yang disusun DPR bersama pemerintah kabupaten,"terangnya.

Rokok yang tidak ada bea cukainya diperjual belikan dimana-mana itu melanggar undang-undang sangsinya berat, seperti yang disampaikan Bu Limbokdalam pewayangan oleh Ki Dalang Dwijo Kangko sudah sedikit memberikan gambaran sing mungkin palsu, mungkin juga bekas, bahkan mungkin juga tidak terdaftar dan tidak ada bandrol cukainya itu akan merugikan semua pihak.

Merokok itu pilihan, memilih merokok ya boleh, bukan pelarangan tidak merokok ya boleh dan cukai rokok di Indonesia itu kalau dikumpulkan 175 triliun.

Karanganyar mempunyai  petani tembakau di Colomadu, Ngargoyoso, petani tembakau itu sumber produksi rokok, duit dari bagi hasil cukai di kabupaten Karanganyar, sebagian untuk kegiatan sosialisasi, sebagian pelatihan pelatihan UMKM, sebagian dibelikan tenda-tenda yang di alun-alun itu,"imbuh Juliyatmono.

Pemerintah ngaturaken panuwun lumantar sosialisasi melalui media wayang kulit ini dengan lakon Anoman Duto mudah - mudahan gampang dipahami ibu-ibu juga bapak. 

Sosialisasi ini akan serentak di 17 kecamatan supaya tidak ada rokok rokok ilegal, rokok bodong yang tidak bertuan, yang akan merugikan pendapatan negara, pendapatan dari cukai itu luar biasa cukup besar.

Yang dilarang itu narkoba, narkoba itu dilarang dalam undang-undang pengguna maupun mengedarkan dan akan terus kita bantu juga supaya pemuda atau anak-anak generasi kita tidak sampai terlibat narkoba.

Matur nuwun mudah - mudahan kita memulai membangkitkan ekonomi masyarakat Karanganyar, melewati akhir tahun memasuki tahun baru dihindari yang selalu berkerumun, yang tidak masker, bermasker dijaga masing-masing dengan baik, mudah-mudahan segera berakhir pandemi covid 19 koyo wingi wingi (seperti kemarin-kemarin). Karanganyar tertib teratur dengan sangat nyaman dan baik, "Pungkas Orang nomor satu di Karanganyar tersebut.(Lam-Kra27)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda