Ini Yang Disampaikan Danramil Pracimantoro Pada Khutbah Sholat Jum'at | Baretta News

Mobile Menu

ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

More News

Ini Yang Disampaikan Danramil Pracimantoro Pada Khutbah Sholat Jum'at

Desember 27, 2019


Wonogiri - Danramil 13/Pracimantoro Kapten Cba Budi Waluyo, SH.I., memberikan khutbah Jum'at yang berada di Masjid Al-Huda Dusun Wonosobo, Desa Wonodadi, Kec. Pracimantoro, Jum'at(27/12).

Dalam menyampaikan khutbah Jum'at tersebut, Kapten Cba Budi Waluyo SH.I., mengambil tema "Keanekaragaman di lihat dari sudut pandang agama Islam" yang diikuti oleh Ketua Takmir Masjid Sunarto, Tasmir Masjid Suparno, Sek Des Wonodadi Mujiono, Babinsa Wonodadi Koptu Ahmad dan seluruh Jama'ah masjid.

Perbedaan adalah sunnatullāh dan keragaman merupakan kenyataan yang menunjukkan kebesaran Sang Khaliq. Allah menciptakan manusia berbeda-beda satu sama lain sesuai dengan ciri khasnya masing-masing. Karena itu, keterbukaan, toleransi dan menghormati pihak lain yang berbeda dengan kita merupakan aspek penting dalam Islam.

Saat ini sulit sekali menemukan suatu negara atau bangsa yang monolitik, alias satu ras, satu agama atau satu ideologi saja. Ketunggalan suatu negara dalam ras, suku dan agama semakin jarang terjadi karena mobilitas penduduk yang kian meningkat. Perpindahan penduduk dari satu negara ke negara yang lain (baik karena alasan kerja profesional maupun alasan personal seperti pernikahan) menunjukkan kecenderungan yang kian meningkat. Ini menyebabkan keragaman semakin tak terhindarkan.


Kita sebagai umat Islam dituntun agar saling mengenal dan saling menghormati antara satu dengan yang lain. Hal ini ditandai dengan adanya seruan tegas dalam al-Quran agar orang beriman menghormati dan mengimani semua Nabi dan semua kitab suci yang diturunkan Allah, sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nisā' ayat 136.

Untuk itu, kita sebagai umat atau masyarakat tentu setiap hari menemukan berbagai perbedaan-perbedaan yang ada dalam kehidupan sehari-hari dan kita harus pandai menyikapinya, terlebih bila dikaitkan dengan berita-berita atau informasi dari satu pihak agar tidak mudah terprovokasi, (**).
Please write your comments
Open Comments
Close comment